Segera Terbit, Majalah PojokTIM #III: SEOLAH-OLAH MKJ

PojokTIM – Majalah PojokTIM Volume III/2026 segera terbit. Edisi kali ini akan mengangkat sengkarut Musyawarah Kesenian Jakarta (MKJ) 2025. Forum strategis untuk memilih anggota Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) periode 2026-2029 bukan hanya dipenuhi hal-hal kontoversial sejak pembentukan Steering Committee  (SC), namun pelaksanaannya juga diduga sudah diarahkan untuk mengakomodir kepentingan tertentu.

“MKJ ini formalitas saja. Seakan-akan sangat demokratis, tapi sesungguhnya tidak demokratis,” tegas Octavianus Masekha, salah satu peserta MKJ.

Berita lainnya tentang aksi penolakan terhadap kehadiran Jakarta Experience Board (JXB) sebagai pengelola baru Taman Ismail Marzuki (TIM). Meski masih wacana, kehadiran JXB menggantikan peran PT Jakarta Propertindo (Jakpro) membuat resah seniman yang biasa berkegiatan di TIM. Sebab JXB adalah BUMD milik Pemprov Jakarta yang fokus pada sektor pariwisata, perhotelan, dan seni pertunjukan.

Penampilan Harry Tjahjono yang terlihat “bingung” pada acara peluncuran buku memaor Dari Selamat Tinggal Duka Sampai Si Doel Anak Sekolahan di tengah komunitas film dan para pejabat Pemprov Jakarta yang memenuhi selasar Perpustakaan Jakarta Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, ikut menjadi sorotan PojokTIM.  Apa yang terjadi?

Tentu Kemah Budaya Baduy yang dihelat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat selama 2 hari, menjadi pengisi rubrik Liputan Khusus.

 

Baca selengkapnya hanya di Majalah PojokTIM Volume III/2026.
Untuk pemesan hubungi Ihwal Benz Sartriad
WA 081212640867

 

Bagikan ke Media Sosial

Pos terkait