PojokTIM – Generasi Z sering dibilang melek teknologi tapi katanya malas baca buku. Tunggu dulu. Siswa-siswi MTs Nurul Azhar baru saja membuktikan sebaliknya. Mereka menerbitkan buku kumpulan cerpen Cermin Waktu, hasil dari workshop kepenulisan tiga bulan lalu di Rumah Baca Ceria.
Acara peluncuran berlangsung Minggu (24/5/2026) di Rumah Baca Ceria. Hadir Kepala MTs Nurul Azhar, Dadang Jalaluddin, para guru, pegiat literasi, dan tentu saja para penulis cilik yang wajahnya sumringah bangga.
Cermin Waktu bukan buku tipis biasa. Tebalnya nyaris 600 halaman. Ceritanya beragam, dari kehidupan remaja: keluarga, sahabatan, patah hati, harapan, sampai perjalanan mencari jati diri.
Workshop kepenulisan tiga bulan lalu didampingi Rissa Churria sebagai narasumber. Para siswa belajar nulis cerpen, revisi naskah berkali-kali, sampai akhirnya lolos penyuntingan ketat oleh Ekawati. Sementara ilustrasi buku digarap Udi Utama.

Dadang Jalaluddin memuji kreatifitas yang dihasilkan siswanya. “Saya bangga. Biasanya siswa sibuk dengan gawai, sekarang mereka punya buku dengan nama mereka di sampul. Semoga literasi seperti ini terus berkembang.”
Rumah Baca Ceria kembali menegaskan komitmennya sebagai tempat nongkrong asyik sekaligus belajar. “Dari workshop kecil, lahir buku besar. Ini baru permulaan,” ujar perwakilan Rumah Baca Ceria.





