Senandung Batik, Merayakan Pembelajaran dalam Harmoni Batik Shibori

Penampilan peragawati cilik dalam acara Senandung Batik. foto:Ist

PojokTIM – Ada banyak cara meninggalkan memori sebelum meninggalkan sekolah dan menempuh pendidikan di tingkat yang lebih tinggi. Siswa kelas 6 SDS Global Mandiri Kabupaten Bogor melakukannya dengan cara yang sangat kreatif melalui Gelar Karya: Senandung Batik, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang unjuk karya di mana siswa memamerkan batik buatan mereka sendiri dalam sebuah acara yang dikemas secara elegan dengan menggabungkan berbagai penampilan seperti tari, vokal, dan fashion show. Bukan hanya para guru, acara Senandung Batik juga disaksikan orang tua murid secara langsung.

Senandung Batik merupakan implementasi dari pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) yang diterapkan secara konsisten di SDS Global Mandiri Kabupaten Bogor. Proses pembelajaran diawali dengan eksplorasi budaya melalui kunjungan ke museum tekstil, dilanjutkan dengan pengenalan konsep sains tentang kain dan kapilaritas, penyusunan proposal menggunakan aplikasi digital, merancang pola kain batik menggunakan teknik Shibori (Engineering), mewarnai kain batik dengan teknik ikat dan celup (Art), dan membuat kemasan menggunakan konsep bangun ruang (Mathematics).

Tak lupa, siswa juga mempresentasikan hasil karya mereka dengan menggunakan Bahasa Inggris (English), menunjukkan kemahiran berbahasa asing untuk mengenalkan batik secara lebih luas dan global. Teknik yang dipakai siswa dalam merancang pola batik ini terbilang cukup unik. Mereka menggunakan teknik Shibori yang diadaptasi dari Jepang dengan menggunakan empat bentuk berbeda; segitiga sama sisi, segitiga sama kaki, persegi panjang, dan persegi. Bentuk-bentuk dua dimensi sederhana yang sangat familiar bagi siswa ini tak disangka dapat menciptakan pola batik yang menarik dan impresif.

Aksi memukau para siswa. foto:Ist

Senandung Batik juga menampilkan tari tradisional dari Jawa Barat dan Yogyakarta, tari modern, fashion show, dan vokal yang menawan dari siswa kelas 6. Penampilan-penampilan ini menunjukkan karakter siswa kelas 6 SDS Global Mandiri Kabupaten Bogor yang berani, percaya diri, dan bertalenta untuk tampil di depan publik. Acara yang berlangsung di aula lantai 2 Sekolah Global Mandiri ini dilanjutkan dengan pameran kain batik yang telah dibuat oleh siswa. Orang tua siswa dan tamu yang hadir dapat berkeliling dan mengekplorasi kain batik dengan motif-motif yang unik dan original.

Senandung Batik merupakan selebrasi dari pembelajaran holistik dan komprehensif. Melalui pendekatan STEAM dan metode project-based learning yang sudah diterapkan di SDS Global Mandiri Kabupaten Bogor secara konsisten, acara ini adalah bukti bahwa siswa tidak hanya berkembang secara akademik tetapi juga dalam hal pengembangan diri dan karakter.

“Sebagai guru, kami berharap bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna, mengeksplorasi kreativitas siswa, dan meninggalkan kesan yang mendalam bagi siswa sebelum mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ungkap Kepala SDS Global Mandiri Kabupaten Bogor Dr. Anna Budiatmi, M. Pd, dalam sambutannya.

Dr. Anna Budiatmi, M. Pd saat memberi sambutan. Foto: ist

Anna menambahkan, SDS Global Mandiri Kabupaten Bogor secara konsisten mengupayakan kegiatan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, serta berdampak positif untuk tumbuh kembang siswa. Melalui Senandung Batik, siswa merayakan pembelajaran di sekolah dengan menyalurkan kreativitas dan talenta mereka seraya menjunjung tinggi nilai-nilai budaya nasional dan karakter mulia

“Tujuannya agar para siswa mampu menghadapi dinamika global di masa mendatang,” tegas Anna.

Acara Senandung Batik mendapat apresiasi dari para wali murid. “Anak-anak sangat kreatif, keren, dan percaya diri untuk tampil. Mereka luar biasa!” ujar Tersiana Windryani yang akrab disapa Ibu Yos, salah satu orang tua siswa yang hadir dalam acara tersebut.

Hal senada disampaikan Firly Ferdian Choerunnisa, Ketua Komite Orang Tua (Parents Advisory Board) SDS Global Mandiri Kabupaten Bogor.

“Kepada guru-guru dan orang tua siswa, saya sangat mengapresiasi dukungannya selama ini sehingga siswa dapat tampil memukau dan hebat. Semoga kegiatan ini dapat terus dikembangkan sehingga anak-anak dapat lebih mencintai budaya Indonesia dan menjadi pribadi yang hebat, kuat, dan cerdas,” harapnya.

 

 

Bagikan ke Media Sosial

Pos terkait