Festival Komunitas “Purnama Dari Timur” Bawa Angin Segar Ekosistem Kesenian

Kasudinbud Jakarta Timur Berkah Shadaya memukul gong tanda dimulainya Festival Komunitas: Purnama Dari Timur. Foto: PojokTIM

PojokTIM – Ekosistem kesenian dan kesastraan di wilayah Jakarta Timur kembali menunjukkan geliat positif. Penyelenggaraan Festival Komunitas: Purnama Dari Timur Vol. 4 yang digagas oleh Komunitas Sastra Jakarta Timur (KSJT) di Pusat Pelatihan dan Seni Budaya (PPSB) Jakarta Timur pada Sabtu, (3/10/2026), menjadi indikator nyata bertumbuhnya wadah ekspresi seni serta regenerasi sastrawan muda di ibu kota.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Timur, Berkah Shadaya, ini disambut hangat oleh para pelaku seni dan masyarakat. Dalam sambutannya, Berkah menilai terselenggaranya festival komunitas seperti ini sebagai angin segar bagi pemajuan kebudayaan daerah.

“Festival ini adalah wadah ekspresi nyata dari hasil latihan dan proses kreatif. Kami di Sudin Kebudayaan Jakarta Timur senantiasa mendukung, termasuk membina secara langsung kesenian angklung yang tampil hari ini. Jaga terus hubungan baik antarkomunitas budaya, buktikan lewat karya, serta manfaatkan ajang lomba berjenjang ini untuk pengembangan diri, karakter, dan keberanian,” ujar Berkah. Ia juga menegaskan bahwa pintu gedung PPSB selalu terbuka lebar bagi sanggar binaan dan masyarakat umum sebagai milik bersama agar dapat berkarya dengan nyaman.

Sementara itu, Ketua KSJT Ahmad Prabowo menjelaskan bahwa festival tahunan ini dirancang murni dari dan untuk Jakarta Timur dengan fokus utama memperkuat regenerasi sastra. Rangkaian kegiatan diisi dengan diskusi sastra, lomba baca puisi, lomba cipta puisi dan lomba menulis cerpen.

“Tahun ini tercatat ada 106 peserta. Peminat terbesar berada di kategori penulisan cerita pendek. Untuk menjaga kualitas, kami melibatkan empat dewan juri terkemuka,” kata Ahmad Prabowo.

Selain lomba sastra, acara juga diisi pertunjukan seni tradisional seperti angklung dan reog, bazar buku, hingga pentas grup band.

Ketua Panitia Ihwal Benz Satrjadji menambahkan bahwa Purnama Dari Timur yang bergulir sejak 2022 kini bekerja sama dengan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ). Para pemenang lomba Baca Puisi, Cipta Puisi, dan Menulis Cerpen diproyeksikan untuk maju mewakili wilayah ke Festival Sastra Jakaarta 2026 yang akan digelar pada 4 November mendatang di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini. Jakarta Pusat.

Esha Tegar Putra saat memberikan sambutan. Foto: PojokTIM

Mewakili Komite Sastra DKJ, Esha Tegar Putra secara resmi menutup kegiatan ini. Dalam pandangannya, keberadaan festival sastra yang konsisten di tingkat wilayah sangat krusial, mengingat masih minimnya ruang pembinaan berkala bagi pelajar tingkat SMP dan SMA di Jakarta. Komitmen berkelanjutan ini dinilai penting agar ekosistem sastra dapat terus kokoh.

Sebelum pengumuman pemenang, sesi evaluasi karya digelar bersama dewan juri. Imam Ma’arif memberikan tips pembacaan puisi untuk lomba, di mana pembaca harus memahami isi puisi agar dapat mengekspresikannya dengan benar.

Sastrawan Kurnia Effendi memberikan catatan kritis pada lomba cipta puisi agar peserta lebih mendalam melakukan perenungan, ketimbang sekadar merangkai rentetan peristiwa sejarah. Sementara itu, Saut Poltak Tambunan berpesan kepada para penulis muda agar semangat berkarya terus menyala—tidak hanya saat ada ajang perlombaan semata.

Daftar Pemenang Festival Komunitas Purnama Dari Timur

Lomba Baca Puisi

  • Juara I: Fariz Naf’an
  • Juara II: Naomi
  • Juara III: Kalyana Dewi Mulia

Lomba Cipta Puisi

  • Juara I: Rafla Bima Pratama
  • Juara II: Syahrani Dea Ananda Putri
  • Juara III: Felicia Celinda Lavenia

Lomba Menulis Cerpen

  • Juara I: Riant Sabio Aydin
  • Juara II: Syarifa Putri Adzakia
  • Juara III: Manggar Arundati
Bagikan ke Media Sosial

Pos terkait