PojokTIM – Tubuh manusia acap kali menyimpan memori dan residu pengalaman yang melampaui batas kata-kata. Berangkat dari penggalian mendalam atas arsip tubuh para aktornya, sebuah pertunjukan teater bertajuk Kebun Hantu siap disuguhkan kepada publik pada 12–13 Oktober 2026 mendatang di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
Pertunjukan ini mencoba menelusuri bagaimana pengalaman bekerja bertransformasi menjadi bahasa, sekaligus mempertanyakan apa yang terjadi ketika bahasa tak lagi sanggup menampungnya.
Dalam spektrum ini, “hantu” dihadirkan sebagai metafora atas residu pengalaman yang enggan pudar dan terus bergentayangan di dalam tubuh. Meski memori tersebut tidak selalu dapat diingat atau diceritakan kembali secara lisan, keberadaannya tetap menetap dan membekas secara artikulatif dalam gestur tubuh.
Proses penciptaan Kebun Hantu melibatkan para aktor yang membawa arsip tubuh mereka masing-masing ke atas panggung. Melalui eksplorasi tersebut, mereka berupaya menemukan bentuk, suara, gerak, serta kemungkinan-kemungkinan bahasa baru untuk menyuarakan “hantu-hantu” yang bersemayam di dalam diri.
Menanggalkan struktur konvensional, pementasan ini tidak menawarkan alur cerita yang linear. Penonton justru diajak menyelami lanskap pengalaman yang terpecah—sebuah ruang perjumpaan antara ingatan, tubuh, bahasa, dan teknologi. Di ruang interaktif inilah penonton diajak berefleksi mengenai apa yang sebenarnya disimpan oleh tubuh, apa yang pupus dari bahasa, dan bagaimana sebuah pengalaman terus bertahan hidup meski peristiwanya telah lama berlalu.
Kebun Hantu merupakan proyek kolaborasi antara kantorteater dan trippicandid, dengan Roy Julian bertindak sebagai sutradara sekaligus penulis naskah (director & playwright).
Pementasan ini menghadirkan deretan aktor lintas karakter, yaitu Bambang Wahyudin, Badri adalah badri, Parulian, Marina Novianti, Jean Marais, Yuli Goplumb, serta Roy Julian.
Kerja artistik dan teknis pementasan ini ditopang oleh Ega Alamsjah (Artistic Director), Ipoer Wangsa (Stage Director), Mamedz Slasov (Lighting Designer), dan Imam Maulana (Sound Designer), serta didukung Iqbal Rahim sebagai Asisten Sutradara, dan tim Asisten Produser Astridips bersama Arie Toskir.
Bagi penikmat seni pertunjukan dan teater eksperimental, Kebun Hantu akan dipentaskan selama dua hari berturut-turut pada 12–13 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB, bertempat di Teater Wahyu Sihombing, Kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta.





