PojokTIM – Program Studi Magister Sastra, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Gadjah Mada (UGM), membuka Call for Papers (CFP) untuk kegiatan Diseminasi Internasional 2026 bertema Literature in the Crosscurrents of Globalization. Forum ilmiah yang akan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada 4 November 2026 ini mengundang akademisi, peneliti, dosen, mahasiswa, guru, dan pemerhati sastra dari berbagai negara untuk mendiskusikan relasi sastra, budaya, dan masyarakat di tengah arus globalisasi.
Mengusung tema besar tentang perjumpaan sastra dengan dinamika global, kegiatan ini berangkat dari kenyataan bahwa perkembangan teknologi digital, mobilitas manusia, dan pertukaran informasi lintas negara telah mengubah cara masyarakat membangun identitas, memproduksi pengetahuan, dan memaknai kebudayaan. Dalam konteks tersebut, sastra dipandang bukan sekadar karya estetik, melainkan ruang tempat berbagai nilai, ideologi, tradisi, dan pengalaman manusia saling berinteraksi, bernegosiasi, bahkan dipertentangkan.
Ketua Panitia Diseminasi Internasional, Rini Febriani, mengatakan forum ini diharapkan menjadi ruang bertemunya berbagai perspektif akademik mengenai perubahan budaya yang terjadi di era global.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang dialog yang mempertemukan akademisi dan peneliti dari berbagai latar belakang untuk mendiskusikan bagaimana sastra merepresentasikan, mengkritisi, dan mentransformasikan perubahan budaya dalam era globalisasi. Kami berharap diseminasi ini dapat memperluas jejaring akademik dan melahirkan kolaborasi penelitian yang produktif,” ujarnya.

Rini Febriani
Sejumlah subtema ditawarkan dalam CFP ini, antara lain Cultural Industry and the Standardization of Literature, Literature as a Site of Power Negotiation, Myth-Making in Popular Literature, Contestation and Demystification of Narratives in Global Space, serta Reconfiguring Localities in Globality. Ragam subtema tersebut membuka peluang bagi kajian sastra yang bersinggungan dengan persoalan budaya kontemporer dalam skala lokal maupun global.
Ketua Program Studi Magister Sastra FIB UGM, Dr. Aprinus Salam, M.Hum menilai globalisasi tidak hanya mempertemukan berbagai kebudayaan, tetapi juga membentuk arah produksi sastra dunia melalui berbagai kepentingan dan relasi kuasa.
“Tema-tema yang berkembang dalam karya sastra kontemporer tidak hadir secara kebetulan. Di balik kemunculannya terdapat dinamika dan kuasa global yang memengaruhi arah produksi sastra dunia. Isu-isu seperti lingkungan, gender, dan berbagai tema kontemporer lainnya menjadi bagian dari arus global yang membentuk tren produksi sastra. Karena itu, sastra perlu dibaca bukan hanya sebagai karya estetik, tetapi juga sebagai bagian dari politik ekonomi dan dinamika budaya global,” ungkapnya.
Pendaftaran dan pengiriman artikel dibuka mulai 29 Juni hingga 4 September 2026. Selanjutnya, artikel akan melalui proses peer review pada 5–26 September, pengumuman hasil seleksi pada 28 September, revisi artikel hingga 5 Oktober, dan pengumpulan bahan presentasi pada 26 Oktober. Forum diseminasi internasional akan dilaksanakan pada 4 November 2026.
Peserta diminta mengirimkan artikel ilmiah berbahasa Inggris dalam bentuk full paper sepanjang 5.000–7.000 kata. Seluruh naskah akan melalui proses seleksi dan telaah sejawat sebelum dipresentasikan dalam forum ilmiah.
Selain menjadi wadah pertukaran gagasan, kegiatan ini juga menawarkan luaran akademik berupa penerbitan artikel dalam buku bunga rampai ber-ISBN. Sejumlah artikel terpilih juga berpeluang direkomendasikan untuk diterbitkan di Poetika: Jurnal Ilmu Sastra (SINTA 2). Seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti tanpa biaya pendaftaran.
Melalui Diseminasi Internasional 2026, Program Studi Magister Sastra FIB UGM berharap dapat memperkuat jejaring akademik nasional dan internasional, mendorong kolaborasi lintas institusi, sekaligus memperkaya diskursus mengenai perkembangan sastra dan kebudayaan di tengah pusaran globalisasi.
Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran, panduan penulisan, template artikel, dan ketentuan kegiatan dapat diakses melalui tautan berikut: https://bit.ly/Desiminasi2026UGM





